Per 15 Desember 2008 lalu, pemerintah kembali menurunkan harga BBM, yaitu premium sebesar Rp.500,00 dan Solar sebesar Rp.700,00 _ penurunan ini cukup sesuai dengan hasil analisis saya sebelumnya pada Analisis Menjelang Penurunan BBM. Namun, penurunan ini bukanlah harga mati, karena seusai dengan kebijakan pemerintah, harga BBM akan ditinjau setiap bulannya sesuai dengan pergerakan harga minyak dunia. Jika melihat trend harga minyak dunia sekarang yang cenderung bearish bukan tidak mungkin harga BBM di negeri kita kembali diturunkan, saya sendiri mempunyai ekspektasi harga premium bisa turun Rp.500,00 dan Solar bisa turun Rp.300,00 atau memiliki tingkat harga yang sama sebelum kenaikan terdahulu…
Banyak yang bilang, penurunan ini semata-mata untuk kepentingan politik menjelang PEMILU 2009, yah terserah saja apa pendapat Anda mengenai hal ini, namun, kita harus tetap memberikan acungan jempol terhadap pemerintah yang peduli terhadap rakyatnya. Langkah ini, saya nilai cukup tepat untuk mengurangi beban masyarakat akibat pengaruh krisis finansial global yang menjatuhkan daya beli masyarakat. Di samping itu pemerintah juga beranggapan langkah ini dapat mendorong sektor riil dan UKM dapat lebih “bernapas lega” sehingga perekonomian di negara kita dapat berjalan.
Namun, apa sich dampak yang benar-benar terjadi sekarang ini??
Saya melihat penurunan tersebut memang memberikan tambahan “energi” bagi pengusaha dalam menjalankan usahanya, namun, dari segi masyarakat daya beli memang bertambah tapi tidak akan signifikan, ini tidak lain disebabkan karena harga-harga barang lainnya yang telah naik tidak mau turun, sebagai contoh: tarif angkutan yang tidak diturunkan dengan alasan harga onderdil yang juga tidak turun, demikian seterusnya. Terakhir ORGANDA menyatakan bahwa tarif akan diturunkan sekitar 5% atau rata-rata sekitar Rp.200,00; tapi per 1 Januari 2009.. yang menurut saya terlalu lambat untuk dilakukan, karena bisa saja harga BBM kembali berfluktuatif yang menyebabkan kebijakan tersebut kembali lagging. Yah, memang hingga sekarang ini penurunan BBM kedua kalinya ini, kurang berdampak apa-apa karena belum atau tidak dapat mendorong penurunan di sektor lainnya…
Dampak lain yang juga terjadi antara lain kerugian sejumlah SPBU dengan total kerugian mencapai sekitar 15 miliar akibat gerakan “gerilya” pemerintah yang cenderung tiba-tiba dalam menurunkan BBM, kerugian ini disebabkan karena kebanyakan SPBU tersebut telah membeli stok dalam jumlah besar dengan harga jual sebelum penurunan kedua ini. Memang, tindakan yang diambil pemerintah ini kurang fair bagi pengusaha tapi melihat gerak-gerik sejumlah SPBU pada penurunan BBM yang pertama yang cenderung menahan pembelian yang berakibat masalah baru, yaitu kelangkaan BBM, membuat langkah ini sedikit “manusiawi”. Apapun itu, saya tidak ingin membahas lebih jauh mengenai hal ini, tapi yang pasti sekarang sejumlah pengusaha sedang meminta ganti rugi walaupun tidak semua guna mengurangi kerugian mereka.
Yang terakhir, terus terang ini merupakan perkiraan saya, yang saya harap tidak akan menjadi kenyataan… Penurunan BBM dapat menimbulkan pemborosan berlebih dalam penggunaannya yang tentunya akan merugikan bangsa kita sendiri apabila BBM menjadi “Benar-Benar Melangka”, ini bisa saja terjadi mengingat cadangan minyak Indonesia, menurut perkiraan, hanya sampai 2019 jika tidak dilakukan eksplorasi kembali.
Sebagai warga negara yang bijak seharusnya penurunan BBM ini bukanlah menjadi momen bagi kita untuk ber-”boros-boros” ria, namun jadikanlah ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan produktivitas Anda maupun perusahaan Anda… Sekali lagi, kita harus tetap memberikan penghargaan pada pemerintah karena telah menurunkan harga BBM, walaupun ada suara-suara miring yang bilang “Masa cuma segini, masa cuma segitu..”, apapun itu lebih bagus turun daripada tidak sama sekali bukan??..;-p
DIarsipkan di bawah: EKONOMI | Ditandai: dampak penurunan bbm, penurunan harga BBM






wow,, lw rajin memperhatikan berita mengenai bbm yah, wil?
kalo gitu, perkiraan lw pas 1 januari 2009 itu,, harga minyak sampe ke level berapa?
eh, eh, indonesia masih jadi negara pengimpor(net) minyak yah?
waks,, minyak Indonesia bakalan abis tahun 2019?
temen gw anak patra mw kerja di mana tuh?
rajin2 ngeblog terus lw! haha,,
y lg demen aj ngebahas2 yg lg hot, bwt selingan jg.. haha..
kalo lyat dari trendny msi bs turun c, mskpn OPEC ud mule kurangin produksi spy harga makin ga jatuh tp ternyata permintaan ttp turun n harga minyak ttp jatuh jg mskpn karena OPEC ud nurunin produksi jd ga tlalu jeblok… Klo diliat skrg yg skitar 30 dollaran, mungkin batas paling parah klo krisis global makin parah bs sampe 20 dollaran, tp kmgkinan bsr OPEC bakal brusaha nyeimbangin trus, jd pst berfluktuatif skitr 30-40 dollar… kecuali tiba2 usaha penyelamatan global sukses, ya naek lg,,,
sementara ini msi usaha dari tambang sendiri setw gw, soalna Indo mskpn da kluar dr OPEC msi ekspor minyak mentah walopun da mule bkurang skrg…
Abis dengan catetan, ga ktmu daerah baru, tp potensi Indo masi besar koq… cm kurang dieksplorasi aj…
Iy neh, mgkn bntr lg g bikin artikel ttg saham gt… soalna kn sbnrny topik utama itoe makro ma saham… hehe..
minyak mau abis, tapi industri otomotif ngeluarin produk baru…
aneh bin ajaib….
Yesalover´s Unique Softcase..Unique Softcase, Batik Softcase
btw, nice story…muuv gw numpang ngiklan…hehehe
@omiyan
wajar lah… kalo ga begitu mereka kan ga bakal bisa idup… walau gmn keadaanny mereka ttp usaha bwt sustain kan??… toh, sll ad inovasi mule dari efisiensi penggunaan BBM bahkan mungkin ketika uda “terdesak” baru dhe teknologi baru diterapkan… hehe
@yesa alias wijen
iklan mulu ne orang… harusna g yg iklan ke tmpt lu x… wkkwkw
Maaf Ikut comment Yah
Dampak lain yang juga terjadi antara lain kerugian sejumlah SPBU dengan total kerugian mencapai sekitar 15 miliar akibat gerakan “gerilya” pemerintah yang cenderung tiba-tiba dalam menurunkan BBM,
Hmm menurut saya…SPBU2x yang ada di Indonesia juga telah di untungkan pasca kenaikan BBM seperi dibawah ini.
Perubahan Harga BBM Premium Solar M. Tanah
Kenaikan 1 Mar 2005 2,400 2,100 700
Kenaikan 1 Okt 2005 4,500 4,300 700
Kenaikan 24 Mei 2008 6,000 5,500 2,500
mungkin bagi mereka yang telah mempunyai stock banyak, sangat dimungkin untung besar.
namun sekarang SPBU dirugikan ?menurut saya Fair2x aja, toh kemarin juga mereka dapet untung…
nah yang jadi permasalahan ialah Angkutan kota dalam menentukan tarif dasar mereka,,
dan kebijkan penurunan BBM ini terbilang lambat menurut saya dalam mengantisipasi krisis global yang tengah terjadi…tp sukses bwt pemerintah sekarang semoga tidak hanya janji-janji dalam mengejar kekuasaan
zazaroza
lam kenal jg… hehehe… setuju2.. tp sebenrny blog ini da dpndain ke wilrus.co.cc.. jadi laen kali, commentnya ksitu aj y… hehhehe
Bahwa penurunan BBM mulai 15 januari 2009 ini, tidak memberikan manfaat kepada kalangan bawah/kaum miskin. dikarenakan bahan pokok masih mahal_justru ini yang dirasakannya masyarakat saat ini_maka dari pada itu pejaban yg membuat kebijakan harus lebih arif, dan melakukan TURBA (turun kebawah)agar melihat apa keperluan masyarakat sebetulnya. Penurunan BBM tidak bermanfaat untuk masyarakat kalangan bawah.free_line.